7 Kesalahan Membangun Rumah Kontainer Yang Harus di Hindari

rumah kontainer kian diminati dari tahun ke tahun. makin banyak peminat, itu berarti banyak pula makin banyak pembangunan. supaya proses pembangunan lancar, anda perlu tahu kesalahan yang kerap ditemui ketika membangun rumah kontainer. mengingat ini sedikit berbeda dari segi membangun rumah pada umumnya, artikel berikut perlu anda cermati, simak sampai habis!

rumah kontainer sendiri berupa kargo pengiriman yang dimanfaatkan kembali menjadi bangunan, bahkan disebut-sebut menjadi role model bangunan hemat biaya dimasa depan.

sekarang ini, sudah banyak desain rumah kontainer yang keren dan tidak kalah dari rumah seperti pada umumnya. walau begitu, anda yang ingin memulai pembangunan rumah perlu mencermati prosesnya suaya tidak melakukan kesalahan. dengan mengetahui kesalahan, ini jadi cara jitu untuk mendapat proses pembangunan yang lancar.

tentu, anda tidak ingin kesalahan bukan? nah, untuk itu simak kesalahan yang sering dilakukan ketika membangun rumah kontainer

rumah container
via: pinterest

Kesalahan Umum Ketika Membangun Rumah Kontainer

1. Kurang perencanaan

proses pembangunan rumah kontainer sebenarnya lebih simpel daripada membangun rumah seperti pada umumnya. itu karena bentuk kontainer yang berbentuk kotak, bisa dibilang 50% hampir jadi rumah, tinggal memerlukan finishing dan beberapa pelengkap ruangan atau bagian rumah saja.

Baca Juga  Rekomendasi Merk Oven Terbaik

namun terkadang, hal ini sering diremehkan banyak orang karena hanya tinggal finishing saja. padahal, hal – hal kecil seperti ini sangat lah besar pengaruhnya ketika

kurangnya perencanaan dapat mengakibatkan hal-hal berikut :

  • hasil akhir yang tidak sesuai harapan
  • overbudget
  • bahan bangunan atau material yang tidak terpakai
  • waktu yang terbuang percuma

walaupun terlihat simpel, membangun rumah kontainer tetap memerlukan perencanaan yang matang, itu berlaku untuk membangun rumah apapun dan juga dalam hal apapun.

2. Tidak memakai arsitek

memakai arsitek untuk rumah kontainer
via: architecture & design

jika tidak ingin ribet, menggunakan jasa arsitek atau bahkan kontraktor tentu jadi cara yang jitu. jasa ini menawarkan konsep desain yang bisa anda sesuaikan dengan keinginan.

menggunakan jasa ini tidak hanya supaya proses pembangunan rumah kontainer lebih matang, tapi juga menghemat waktu pembangunan lebih cepat.

di sisi lain, arsitek membantu penataan ruang dari rumah kontainer lebih efisien, mengingat ukurannya yang lebih kecil daripada rumah pada umumnya.

3. Memilih kondisi kontainer yang buruk

Jika memilih menggunakan kontainer bekas pakai, pastikan untuk meneliti dari hulu ke hilir bagaimana kondisi kontainer secara keseluruhan.

dibuat dari baja, memang material ini sangat kuat dan tahan terhadap cuaca, namun bukan tidak mungkin jika kondisi kontainer yang keropos bisa saja ditemui.

ada beberapa tips ketika membeli kontainer bekas, seperti yang dilansir dari wikihow berikut ini:

  • pilih jenis kontainer
  • pilih antara kontainer “standar” atau “high cube”
  • unit kontainer dengan panjang 2-12 meter
  • pertimbangkan grade kontainer, biasanya dari A, B dan C. kondisi kontainer yang terbaik adalah grade A.
  • menentukan jenis kontainer berdasar fitur dan kebutuhan
Baca Juga  Merk Microwave Terbaik , Lowbatt dan Bisa Memanggang Kue

4. Tidak memakai atap

siapa bilang rumah kontainer tidak bisa memakai atap? itu bukan tidak mungkin dilakukan lho!

anda bisa mengkombinasikan bahan baja dengan beberapa material lain seperti kayu misalnya, kombinasi antar dua jenis ini akan menghasilkan perpaduan yang menarik.

terlebih, ini juga salah satu kelebihan anda jika menggunakan arsitek, anda dapat meminta untuk dibuatkan atap pada rumah, sehingga tidak jauh berbeda dengan rumah pada umumya.

5. Hanya dipertahankan bentuk “standar”

rumah kontainer
via: homebnc

jangan hanya dibiarkan berbentuk saja, biarkan kreativitas membentuk rumah kontainer impian anda.

anda bisa menumpuk kontainer agar lebih tinggi, ini juga memberi kesan bangunan rumah yang kokoh.

disisi lain, anda dapat melakukan perubahan dengan dipasangi kanopi depan supaya lebih menarik.

6. Tidak melakukan renovasi

Demi mempertahankan bangunan rumah kontainer yang sudah jadi, jangan lupa lakukan renovasi sekecil apapun itu.

pakai beberapa referensi rumah (cek blog desain rumah qhomemart) untuk menjaga tampilan rumah tetap cantik dan tidak membosankan. selain itu, kontainer dibuat dari baja, yang bisa saja berkurang tingkat kekokohannya. anda bisa cat kembali supaya memberi stimulus untuk kekuatan pada bagian permukaan.

7. Tidak memakai bahan dinding

bahan dinding dapat berfungsi sebagai ventilasi alami pada rumah kontainer, juga dari segi desain interior yang makin menarik.

umumnya, bahan dinding standar menggunakan beberapa pilihan bahan seperti aluminium, polypaper maupun urat kayu supercon.

Baca Juga  Cara Memilih Kursi Armchair Sebelum Beli

menarik ya homeowners? jadi, hindari 7 kesalahan umum ini supaya rumah anda nyaman ketika ditinggali. semoga bermanfaat

membangun rumah kontainer tentu saja membutuhkan bahan bangunan dan material yang lengkap, cek juga harganya DISINI


Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Konsultasi Gratis Disini